//

Jumat, 20 Maret 2009

Jupiter, Venus dan Bulan akan Berkumpul Bersama

TEMPO Interaktif , Washington: Tidak hanya sebuah keluarga di Amerika yang merayakan Thanksgiving pekan ini. Ada tiga obyek yang bersinar terang di langit malam –Venus, Jupiter dan bulan-- akan berkumpul. Fenomena Alam ini akan terulang pada 18 November 2052.

Malam indah ini akan terjadi mendekati Hari Sabtu dan Minggu saat Jupiter dan Venus berdekatan. Kedua planet ini akan terlihat di sudut dua derajat. Editor senior majalah Sky and Telescope Alan MacRobert mengatakan, minggu malam planet-planet itu akan terlihat bergabung dengan bulan.


Keindahan ini bisa disaksikan kasat mata, tanpa peralatan teleskop apabila langit cerah. “Akan menjadi pusat perhatian. Ini kejadian yang tidak biasa ketika mereka bisa terlihat bersama-sama” ujar Alan.
Bulan akan terlihat lebih terang, lebih dekat dengan jarak sekitar sekitar 500 ribu kilometer. Venus juga terang meski kalah terang dengan bulan. Menurut Direktur Planetarium dan Ruang angkasa Miami Jack Horkheimer, fenomena alam ini akan terjadi lagi pada 18 November 2052.

Senin, 16 Maret 2009

Deteksi Irismata, Tak Perlu Pakai Senter Lagi

TEMPO Interaktif, BANDUNG:--Sebuah perangkat lunak untuk mendeteksi kesehatan organ dan sistim tubuh melalui pemeriksaan Iridologi diluncurkan Pusat Informatika Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia."Sistim ini memungkinkan deteksi kondisi tubuh melalui iris mata yang difoto secara digital," ujar Wawan Wardiana Ketua Tim Peneliti Lipirisma saat peluncuran pertama peranti lunak ini di Kantor LIPI Bandung. Senin, (24/11). 
 
Menurut Wawan, perangkat lunak ini bisa menjadi alat bantu medis profesional dimana diagnosanya tetap dilakukan dokter secara manual. Tentunya, setelah melihat hasil digital melalui Lipirisma."Jadi tak perlu lagi pakai senter untuk melihat kondisi pasien," kata Wawan. 

Wawan menegaskan, timnya juga sedang mengembangkan perangkat lunak home editions agar masyarakat bisa melihat dulu apa yang terjadi pada dirinya sebelum ke dokter lewat mata,"Untuk home editions perangkat akan lebih sederhana dibandingkan untuk profesional," ujarnya. 

Perangkat lunak ini adalah pengembangan kedua dari sofware sebelumnya yang belum dirasakan secara sempurna. Bahkan, software pertama kali pernah diluncurkan oleh mahasiswa Institut Teknologi Surabaya beberapa tahun lalu."Pemotretan bisa menggunakan kamera digital atau alat iris healty," ujarnya.
Pengembangan peranti lunak ini sebenrnya dilakukan sejak 2006."Kami jamin secara software alat ini aman dan tingkat akurasinya sangat tinggi," ujarnya. 

Fitur-fitur yang disediakan pada softwere Lipirisma, diantaranya mampu mengambil gambar langsung dari kamera khusus, menyimpan file gambar ke dalam format file JPEG, memudahkan analisa dengan tersedianya lingkaran Jensen-Chart. Lalu pada setiap area diperlihatkan informasi tentang organ yang berhubungan. Disediakan juga database untuk mencatat hasil analisa setiap pasien, serta tersedianya histori diagnosa iris dan foto iris pasien, dan tentunya secara digital. Harga yang ditawarkan sekitar Rp 1,5 juta.


Kamis, 05 Maret 2009

Saudara Sehidung

Tahukah kita kalau ternyata gajah memiliki saudara sehidung. Ya, ternyata Mastodon dan Mamut, saudara gajah yang sudah punah, ternyata termasuk ordo Proboscidea ( binatang berbalai). Penemuan para ilmuwan itu ternyata membuat kedua satwa dari masa lalu itu menjadi pusat perhatia dunia.
Apa beda keduanya ?
Mastodon
Berukuran mirip seperti gajah masa kini, tapi badanny lebih kekar. Juga memiliki punggung yang rata. Makhluk ini menyukai ranting dan dedaunan
Mamut
Berukuran jauh lebih besar dari gajah masa kini. Tinggi pundaknya dapat mencapai 4 meter, berekor pendek, punggung yang melekuk, dan gading yang melengkung. Meskipun binatang ini dangat besar, tapi ternyata ia cinta kedamaian. Sebab makanannya dalah rerumputan

Minggu, 01 Maret 2009

Lalu Lintas Padat

Tiap tahun saat melintasi tata surya yang dipenuhi benda-benda angkasa, ada kemungkinan Bumi akan menemui kesulitan. Sejauh ini lebih dari 5.400 asteroid dan komet telah dilihat melayang dalam jarak 194 juta kilometer dari Matahari-cukup dekat dengan planet kita untuk diklarifikasikan oleh para astronom sebagai objek yang dekat dengan Bumi
Objek-objek sebesar selabar lebih dari 140 kilometer serta lewat dalam jarak 7,4 juat kilometer dari orbit Bumi dianggap sebagai obhek berbahaya yang potensial.
Sejak April, para astronom membuat daftar lebih dari 950 jenis benda berbahaya itu. Salahh satunya adalah asteroid Apophos yang akan mendekat dalam jarak 33.796 kilometer dari Bumi pada athun 2029. Tak satu pun objek dengan bahaya potensial yang diyakini akan bertabrakan dengan Bumi. Namun para pengamat masih melanjutkan monitoring akan posisi benda-benda tersebut.
Apabila benda angaksa tersebut terlalu dekat dengan Bumi para ilmuwan akan menyiapkan tindakan darurat dengan cara menarik komet atau asteroid ke orbit yang aman. salah satunyya dengan memanfaatkan pendorong plasma yang baru dikembangkan.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | coupon codes